Selasa, 29 Maret 2011

Sistem Ekonomi Indonesia


Sistem Ekonomi Indonesia
Menurut Emil Salin yang dikutip oleh Mabyarto, Indonesia sejak 1930 sampai 1993 sudah beberapa kali mengganti sistem perekonomiannya dari liberal ke komando atau sebeliknya secara berkala.
Dan sekarang, Indonesia menggunakan Sistem Demokrasi Ekonomi dimana dilakukan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat dan pemerintah mengarahkan, membimbing, serta menciptakan iklim yang sehat guna menigkatkan kesejahteraan rakyat.
Negara berusaha memakmurkan rakyatnya berlandaskan pada UUD 1945 Pasal 33 ayat (1), (2), (3), (4).
Ciri-ciri sistem demokrasi ekonomi, diantaranya:
a.   Peranan negara penting namun tidak dominan, dan begitu pula peranan swasta, namun dicegah agar tiak timbul sistem ekonomi liberal, dan keduanya pun tumbuh berdampingan.
b.   Tidak dominasi modal dan buruh. Yang berlandas asas kekeluargaan.
c.   Produksi oleh masyarakat, untuk masyarakat, dan di bawah pengawasan masyarakat.
d.   Negara menguasi bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
e.   Rakyat bebas memilih pekerjaan sesuai kemampuan demi kemakmuran.
f.    Pengakuan hak milik perorangan.
g.   Potensi, inisiatif dan daya kreasi dikembangkan.
h.   Fakir miskin dan anak-anak terlantar diberi penghidupan serta dipelihara negara.

Ada juga dampak positif dalam sistem demokrasi ekonomi, diantaranya:
a.   Perekonomian disusun bersama atas asas kekeluargaan.
b.   Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasi negara.
c.   Bumi, air, dan kekayaan alamyang terkandung di dalamnya dikuasi negara untuk kemakmuran rakyat.
d.   Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan demokrasi ekonomi dengan prinsip keadlian, kebersamaan efisien, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta menjaga kemajuan dan kesatuan eknomi nasional.

Selain adanya dampak positif, ada juga dampak negatif pada sistem perekonomian ini, yaitu :
a.   Sistem free fight liberalism, yaitu persaingan bebas yang menimbulkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain.
b.   Sistem terpusat, dapat mematikan potensi, kreasi, dan inisiatif warga masyarakat.
c.   Pemusatan kekuatan ekonomi suatau kelompok yang dapat menimbulkan monopoli yang merugikan masyarakat.

Menurut kamu

0 komentar:

Poskan Komentar

Tinggal jejakmu di bawah jejak kecilku. Silakan menggunakan Name/URL atau Anonymous :)