Kamis, 28 April 2011

Getaran dan Gelombang (Transversal & Longitudinal)

Getaran
Getaran merupakan gerak bolak-balik benda / bandul / bendulung pada titik keseimbangan satu.
Satu getaran adalah gerak benda pada titik awal kembali lagi ke titik awal.
Pada gambar di atas dapat di tunjukkan satu getaran = A – B – C – B – A. Maka dapat kita simpulkan dalam satu getaran ada 4 kali pergerakan = ¼ getaran = A – B.
Titik A dan C merupakan titik ke seimbangan.
Amplitudo merupakan simpangan terjauh / terbesar. Sedangkan simpangan itu sendiri merupakan setengah amplitudo.
o      Frekuensi merupakan jumlah getaran dalam tiap detik.
Frekuensi ( f ) = Getaran = Hertz (Hz)
                            Detik
o      Perioda merupakan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran.
Perioda ( T ) =   Detik     = Sekon / Detik
                           Getaran
o      Perioda dan frekuensi memiliki hubungan berbanding terbalik. Karena, semakin besar waktu yang di butuhkan semakin besar, maka getaran yang dilakukan semakin sedikit.
f =                        atau                 T =  1  
      T                                                          f
Maka, f x T = 1

Gelombang ( Wave )
Gelombang merupakan rambatan benda yang bergetar yang merupakan suatu energi.
Gelombang berdasarkan rambatannya :
1.         Gelombang Mekanik adalah gelombang yang merambat melalui zat perantara. Contoh, gel. Transversal ( gel. Tali ) dan gel. Longitudinal ( gel. Bunyi )
2.         Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang merambat tanpa melalu zat perantara. Contoh, Gel. Radio, Gel. Cahaya, dll.


Gelombang berdasarkan arah rambat dan arah getarannya :
1.      Gelombang Transversal
Ket :         Garis Biru                               : Arah Getaran
                 Garis Orange                         : Arah Gelombang
                 Garis Ungu ( garis tipis )       : Amplitudo

Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah rambatnya tegak lurus dengan arah getarannya.
Dari gambar di atas, dapat kita simpulkan bahwa gelombang tranversal terdiri dari bukit ( ABC, EFG ) dengan puncak ( B, F ) serta memiliki lembah ( CDE, GHI ) dengan dasar (D, H). Satu gelombang dalam gel. Transversal terdiri dari satu bukit dan satu lembah. Jadi, pada gambar tersebut terdapat 2 gelombang.
Amplitudonya sendiri ditunjukkan oleh Bb’, Dd’, Ff’, Hh’. Dan pada gambar di atas juga terdapat Lamda / Panjang Gelombang yaitu AE, b’f’, CG, EI, d’h’.
Contoh gelombang Transversal dalam kehidupan sehari-hari adalah riak air, bendera yang berkibar, dll.
Ada juga bentuk-bentuk gelombang transversal yang merupakan satu gelombang :
Tambahan :
Gelombang Listrik

Alternatif Current  ( AC ) Atau Bolak- Balik. Frekuensi berkisar 50Hz – 60 Hz yang berarti dalam 1 detik generator berputar 50 – 60 kali.


Direct Current ( DC ) atau searah. Seperti Batu Baterai.

2.      Gelombang Longitudinal
Ket :         Garis Biru             : Arah Getaran
                 Garis Orange       : Arah Gelombong
                 Lingkaran Merah : Renggangan
                 Lingkaran Biru     : Rapatan
                 Garis Hijau           : Satu gelombang

Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah rambatnya searah dengan arah getaran.
Dari gambar di atas mari kita simpulkan bahwa gelombang longitudinal memiliki rapatan dan renggangan yang kemudian menyusunnya menjadi gelombang. Satu gelombang longitudinal, terdiri dari awal renggangan ke akhir rapatan. Contohnya adalah kaki seribu, pegas, gel. Bunyi pada udara dll.

Rumus :
Cepat Rambat Gelombang ( v ) 
v    = cepat rambat gelombang memiliki satuan m / s
f     = frekuensi yang memiliki satuan sekon atau detik
lamda = panjan ggelombang memiliki satuan meter

Dalam segitiga itu, dapat di jabarkan bahwa v = f x lamda = m/s

PS : maaf banget buat temen-temen yang udah ke sini dan nggak puas sama catatan yang ada. Apalagi gambarnya yang nggak jelas, maaf banget. Habis, gue bikin gambar itu enggak pake program bagus, cuma ngandelin apa yang ada. Tapi, semoga ini bisa jadi referensi yang bagus buat temen-temen :)

Klasifikasi Makhluk Hidup (Lima Regnum)

Dalam biologi, yang dimaksud dengan Kerajaan atau Regnum atau Kingdom adalah tingkatan paling atas, atau hampir paling atas, dari klasifikasi ilmiah makhluk hidup. Pada awalnya, hanya ada dua kerajaan: Animalia untuk hewan dan Vegetabilia atau Plantae untuk tumbuhan.
Setelah beberapa saat, para ilmuan menemukan Lumut. Karena lumut tidak berpembuluh maka di golongkan menjadi kingdom baru.
Lalu mikroskop di ketemukan. Dan para ilmuan pun menemukkan dua kingdom baru yaitu, Monera dan Protista.
Hingga sekarang, menurut R.H. Whittaker makhluk hidup di bagi menjadi Lima Kingdom, yaitu:
1.    Animalia atau Hewan
2.    Plantae atau Tumbuhan
3.    Fungi atau Lumut
4.    Monera
5.    Protista

 
Fungi
Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya.
Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri.Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak).
Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Perbanyakan seksual dengan cara : dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah. Sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora.
Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi (dari akar kata Yunani μυκες, "lendir", dan λογοσ, "pengetahuan", "lambang")

Posisi fungi dalam taksonomi

Fungi dulu dikelompokkan sebagai tumbuhan. Dalam perkembangannya, fungi dipisahkan dari tumbuhan karena banyak hal yang berbeda. Fungi bukan autotrof seperti tumbuhan melainkan heterotrof sehingga lebih dekat ke hewan. Usaha menyatukan fungi dengan hewan pada golongan yang sama juga gagal karena fungi mencerna makanannya di luar tubuh (eksternal), tidak seperti hewan yang mencerna secara internal. Selain itu, sel-sel fungi berdinding sel yang tersusun dari kitin, tidak seperti sel hewan.

Cara hidup

Fungi hidup menyerap zat organik dari lingkunganya. Berdasarkan cara memperoleh makannya, fungi mempunyai sifat sebagai berikut:
  • Saprofit
  • Parasit
  • Mutual

Habitat

Fungi hidup pada lingkungan yang beragam namun sebagian besar jamur hidup di tempat yang lembab. Habitat fungi berada di darat (terestrial) dan di tempat lembab. Meskipun demikian banyak pula fungi yang hidup pada organisme atau sisa-sisa organisme di laut atau di air tawar. Jamur juga dapat hidup di lingkungan yang asam.

Reproduksi

Fungi melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara aseksual terjadi dengan pembentukan kuncup atau tunas pada jamur uniselule serta pemutusan benang hifa (fragmentasi miselium) dan pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) pada fungi multiseluler. Reproduksi jamur secara seksual dilakukan oleh spora seksual. Spora seksual dihasilkan secara singami. Singgami terdiri dari dua tahap, yaitu tahap plasmogami dan tahap kariogami.

Kelompok Jamur
            Jamur dapat di bedakan menjadi dua kelompok yaitu:
1.    Jamur Ganggang ( Phycomycetes )
Jamur ganggang mempunyai hifa yang tidak bersekat sehingga terlihat seperti pipa atau buluh. Jamur tempe merupakan contoh dari jamur ganggang. Jamur tempe mempunyai hifa yang berguna untuk menyerap makanan dari kacang kedelai sehingga dalam waktu dua sampai tiga hari, kumpunan hifa tersebut akan membukus kedelai. Selain pada tempe, jamur ini juga dapat tumbuh di tempat-tempat lembab.

2.    Jamur Sejati ( Eumycetes )
            Jamur sejati mempunyai hifa yang bersekat-sekat. Jamur sejati terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:
     a.    Ascomycetes
Ascomycetes adalah kelompokjamur yang berkembangbiak dengan membentuk spora pada selnya yang disebut askus. Jamur ini dapat berkembang biak dengan cara kawin dan tak kawin. Kelompok jamur ini dapat ditemukan di permukaan roti, nasi, dan makanan yang basi. Jamur ini dapat berwarna merah, cokelat, atau hijau. Contoh Ascomycetes adalah Saccharomyces cereviside, Penicillium sp dan Neurospora crassa.




   
b. Basidiomycetes


Basidiomycetes berukuran makroskopik dan berkembang biak dengan basidiospora dan dengan konidiun. Bentuknya ada yang seperti paying danseperti kuping. Contoh jamur ini adalah jamur merang (Volvariella volvacea) dan jamur kuping (Auricullaria polyhrica) yang dapat dimakan serta jamur api yang dapat merusak tanaman tebu.



     
 


c. Deuteromycetes
Deuteromycetes adalah jamur yang belum diketahui alat perkembangannya sehingga jamur ini disebut jamur yang tidak sempurna. Contoh Deuteromycetes adalah Malassezia furfur yang menyebabkan penyakit panu.



Plantae
Dalam biologi, tumbuhan merujuk pada organisme yang termasuk ke dalam Regnum Plantae. Di dalamnya masuk semua organisme yang sangat biasa dikenal orang seperti pepohonan, semak, terna, rerumputan, paku-pakuan, lumut, serta sejumlah alga hijau.
Tercatat sekitar 350.000 spesies organisme termasuk di dalamnya, tidak termasuk alga hijau. Dari jumlah itu, 258.650 jenis merupakan tumbuhan berbunga dan 18.000 jenis tumbuhan lumut.
Hampir semua anggota tumbuhan bersifat autotrof, dan mendapatkan energi langsung dari cahaya matahari melalui proses fotosintesis. Karena warna hijau amat dominan pada anggota kerajaan ini, nama lain yang dipakai adalah Viridiplantae "tetumbuhan hijau". Nama lainnya adalah Metaphyta.

Ciri Khas
Ciri yang segera mudah dikenali pada tumbuhan adalah warna hijau yang dominan akibat kandungan pigmen klorofil yang berperan vital dalam proses penangkapan energi melalui fotosintesis. Dengan demikian, tumbuhan secara umum bersifat autotrof.
Beberapa perkecualian, seperti pada sejumlah tumbuhan parasit, merupakan akibat adaptasi terhadap cara hidup dan lingkungan yang unik. Karena sifatnya yang autotrof, tumbuhan selalu menempati posisi pertama dalam rantai aliran energi melalui organisme hidup (rantai makanan).
Tumbuhan bersifat stasioner atau tidak bisa berpindah atas kehendak sendiri, meskipun beberapa alga hijau bersifat motil (mampu berpindah) karena memiliki flagelum. Akibat sifatnya yang pasif ini tumbuhan harus beradaptasi secara fisik atas perubahan lingkungan dan gangguan yang diterimanya. Variasi morfologi tumbuhan jauh lebih besar daripada anggota kerajaan lainnya. Selain itu, tumbuhan menghasilkan banyak sekali metabolit sekunder sebagai mekanisme pertahanan hidup atas perubahan lingkungan atau serangan pengganggu. Reproduksi juga terpengaruh oleh sifat ini
Pada tingkat selular, dinding sel yang tersusun dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin menjadi ciri khasnya, meskipun pada tumbuhan tingkat sederhana kadang-kadang hanya tersusun dari pektin. Hanya sel tumbuhan yang memiliki plastida; juga vakuola yang besar dan seringkali mendominasi volume sel.

Monera
Monera adalah nama bagi suatu kerajaan (Regnum) dalam klasifikasi makhluk hidup. Kerajaan Monera meliputi seluruh makhluk hidup bersel tunggal yang prokariotik. Oleh sebab itu, nama lainnya adalah Prokaryotae.
Kerajaan ini dibagi menjadi dua divisi yaitu Bacteria (atau Schizomycetes) dan Cyanophyta atau alga hijau-biru.
Pengelompokan ini sekarang tidak digunakan lagi, setelah berbagai temuan menunjukkan bahwa Cyanophyta sekarang ini lebih tepat dianggap sebagai bakteria dan dinamakan sebagai Cyanobacteria

Protista
Protista adalah sekelompok mahluk hidup heterogen, terdiri dari eukariota yang tidak termasuk hewan, tumbuhan, atau fungus. Mereka pernah dikelompokkan ke dalam satu kerajaan bernama Protista, namun sekarang tidak dipertahankan lagi. Penggunaannya masih digunakan untuk kepentingan kajian ekologi dan morfologi bagi semua organisme eukariotik bersel tunggal yang hidup secara mandiri atau, jika membentuk koloni, bersama-sama namun tidak menunjukkan diferensiasi menjadi jaringan yang berbeda-beda. Dari sudut pandang taksonomi, pengelompokan ini ditinggalkan karena bersifat parafiletik.

                               
Animalia
Hewan atau binatang atau margasatwa atau satwa saja adalah kelompok organisme yang diklasifikasikan dalam kerajaan Animalia atau Metazoa, adalah salah satu dari berbagai makhluk hidup yang terdapat di alam semesta. Hewan dapat terdiri dari satu sel (uniselular) atau pun banyak sel (multiselular).
Para ilmuwan mengklasifikasikan hewan kepada dua kelompok besar, yaitu hewan bertulang belakang dan hewan tanpa tulang belakang.

Hewan juga diklasifikasikan menurut makanan mereka.
Contoh hewan yang terdapat di dunia:
  1. Anjing
  2. Kucing
  3. Kadal
  4. Kodok
  5. Ikan
  6. Cacing
  7. Burung Hantu

Minggu, 10 April 2011

Peran BPUPKI dalam Kemerdekaan Indonesia

Kedatangan Jepang di Indonesia
Pesang Asia Pasifik meledak setelah Jepang menyerang Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour ( Hawaii ) pada 7 Desember 1941 dan Laksamana Isoroku Yamamoto.sebagai pemimpin. Serangan-serangan Jepang berpusat di kawasan Asia dan Pasifik. Diantaranya:
a.    Kawasan Asia yaitu, Singapura, Filipina, Vietnam, Loas, Thailand, Myamar, dan Indonesia.
b.    Kawasan Pasifik yaitu, Kepulauan Solomon, Irian Jaya Utara, Laut Koral, Kepulauan Carolina dll.


Jepang mendaratkan pasukannya di Indonesia pertama kali di Tarakan, Kalimantan Timur pada 10 Januari 1942. Sedangkan Jepang mendaratkan pasukannya di Pulau Jawa pertama kali pada tanggal 1 Maret 1942 di Banten, Indramayu dan Bojonegoro dibawah pimpinan Jenderal Imamura.

Terbentuknya BPUPKI
Pada tahun 1944 Pulau Saipan direbut sekutu. Angkatan Jepang dipukul mundur pada garis pertahanan Pasifik. Sekutu pun semakin melancarkan penyerangan ke berbagai di daerah Indonesia.
Di Jepang tanggal 7 September 1944, dalam sidang istimewa Parlementer Jepang, Perdana Menteri Koiso mengumumkan bahwa Hindia Timu ( Indoneisa ) berhak mendapatkan kemerdekaannya di kemudian hari.
Pada tanggal 1 Maret 1945, karena semakin terdesak, Jepang pun membentuk Badan Usaha Penyelidik Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI ) atau dalam bahasa Jepang, Dokoritsu Junbi Cosakai.
BPUPKI diketuai oleh dr. Radjiman Wedyodiningrat. Anggota BPUPKI 60 orang termasuk 4 orang golongan Arab serta peranakan Belanda dan 7 orang Jepang dalam pengurus istimewa yakni tanpa suara sehingga jumlah seluruhnya 63 orang.
BPUPKI dilantaik pada 28 Mei 1945di gedung Cou Sangi In yang di datangi dua petinggi Jepang yaitu, Jenderal Itagaki dan Jenderal yaiciro Nagano.


Sidang-Sidang BPUPKI

1.  Sidang Pertama BPUPKI
Sidang ini dilaksanakan pada 29 Mei – 1 Juni 1945. Dalam sidang kala itu, dibahas rumusan Undang-Undang Dasar dan dasar negara.
Pada tanggal 29 Mei, Moh. Yamin mengemukakan pidatonya tentang Asas Dasar negara Indonesia. Lalu, 31 Mei, Prof. Dr. Mr. Supomo juga mengemukakan dasar negara indonesia menurut opininya.
Pada hari terakhir, 1 Juni, Ir. Soekarno menyampaikan dasar negara Indonesia merdeka. Beliau juga mengusulkan nama dari dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.
Setelah itu pun, dibawah pengawasan BPUPKI, dibentuklah panitia sembilan. Sesuai namanya, terdiri dari sembilan orang yang diketuai Ir.Soekarno.
Pada akhirnya, Panitia sembilan dapat merumuskan maksud dan tujuan pembentukkan negara Indonesia merdeka. Rumusna itu pun ditandatangani oleh Mr. Muh. Yamin yang lalu diberi nama Jakarta Charter atau Piagam Jakarta.

Rumusan dasar negara Indonesia Merdeka berdasarkan Piagam Jakarta sebagai berikut:
a.   Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
b.   (menurut) dasar kemanusian yang adil dan beradab.
c.   Persatuan Indonesia.
d.   (dan) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
e.   (serta dengan mewujudkan suatu) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

2.   Sidang kedua BPUPKI
Sidang yang berlangsung pada 10-17 Juli 1945 ini fokus pada undang-Undang Dasar negara Indonesia. Lalu, dibentuklah Panitia Perancang Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang diketui Ir.Soekarno.
Pada sidang tanggal 11 Juli 1945, Panitia Perancang Undang-Undang Dasar dengan suara bulat menyetujui prembule yang diambil dari Piagam Jakarta.
Lalu, dibentuklah panitia kecil perancang Undang-Undang Dasar diketuai oleh Prof.Dr. Mr. Supomo. Serta Panitia penghalus bahasa yang terdiri dari Supomo, Husein Djajadiningrat dan H. Agus Salim.
14 Juli 1945, BPUPKI menerima laporan dari Pantia Perancang Undang-Undang Dasar.
Ada juga beberapa kalimat yang diganti yaitu :
a.   Pada aline ke-4, perkataan “Hukum Dasar”, diganti “Undang-Undang Dasar”.
b.   ... berdasarkan kepada ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syareat Islam bagi pemeluk-pemuluknya menurut dasar kemanusian yang adil dan beradab. Diganti menjadi “berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusian yang adil dan beradab.
c.   Diantara “Permusyawarata perwakilan” dalam Undang-Undang Dasar di tambah garis miring ( / )

Lalu pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI di bubarkan dan dibentuklah PPKI sebagai Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.


      ~*Catatan : Dari beberapa sumber yang didapat, tanggal pendaratan Jepang di Indonesia maupun tangal terbentuknya BPUPKI berbeda-beda.~*