Sabtu, 24 Maret 2012

Air Liur Penyembuh Luka dan Memori Obat-obatan Dalam Tubuh

Buat kalian yang seriiiing banget cerita-cerita sama nenek-kakak kalian. Pernah diceritain nggak, tentang :
Luka di kulit (bekas jatuh mungkin) bisa disembuhkan dengan air liur manusia (ludah) yang baru bangun tidur. Yang masih ada jigongnya. Hahahaha… Percaya nggak percaya sih ya, gue belum pernah nyoba masalahnya.
Dan sekarang, gue mau ngepost tentang air liur itu sendiri. Setelah menjelajah di beberapa page google, mari kita lihat hasil yang baru saja gue temukan ini…

Mungkin untuk beberapa orang (termasuk orang zaman dulu) menganggap air liur merupakan steril atau desinfektan, sehingga percaya bahwa air liur akan menyembuhkan luka lebih cepat. Padahal, mulut adalah sarang kuman dan bakteri. Lebih dari 600 jenis bakteri di dalam mulut dan air liur yang dapat menyebabkan infeksi.
Tapi para peneliti di negeri Belanda mengidentifikasi satu zat di dalam air ludah manusia yang mempercepat penyembuhan luka, demikian laporan mereka yang disiarkan Rabu di The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB).
Tim peneliti tersebut mendapati bahwa “histatin”, protein kecil di dalam air ludah yang sebelumnya hanya dipercaya membunuh bakteri bertanggung-jawab atas penyembuhan luka.
Penelitian itu mungkin menawarkan harapan kepada orang yang menderita luka kronis yang berhubungan dengan diabetes dan gangguan lain, serta luka traumatis dan luka bakar. Selain itu, karena zat tersebut dapat diproduksi secara massal, zat tersebut memiliki potensi untuk menjadi sama umumnya dengan krim antibiotik dan alkohol gosok.
“Kami berharap temuan kami pada akhirnya bermanfaat buat orang yang menderita luka yang tak kunjung sembuh, seperti borok di kaki dan luka akibat diabetes, serta bagi perawatan luka mengakibatkan trauma seperti luka bakar,” kata Menno Oudhoff, penulis pertama laporan tersebut, seperti dukutip Xinhua.
“Studi ini bukan hanya menjawab pertanyaan biologi mengenai mengapa hewan menjilati luka mereka,” kata Gerald Weissmann, Pemimpin Redaksi FASEB Journal.
“Itu juga menjelaskan mengapa luka di mulut, seperti luka setelah pencabutan gigi, sembuh jauh lebih cepat dibandingkan dengan luka pada kulit dan tulang. Itu juga mengarahkan kita untuk mulai memandang air ludah sebagai satu sumber bagi obat baru.”
Ternyata eh ternyata, air liur juga digunakan sebagai sampel DNA mekipun air liur tidak mengandung sel DNA, tetapi sel-sel dari lapisan mulut dapat ditemukan di sampel ait liur.
Air liur juga merupakan petunjuk lain untuk menungkapkan identitas seseorang. Air liur dapat mengungkapkan apa yang sudah dimakan dan obat-obatan yang mungkin dikonsumsi, seperti kokain, ganja dan barbiturat. Para ilmuwan juga dapat menggunakan sampel air liur untuk menunjukkan berapa banyak obat tertentu dalam tubuh.
Para ilmuwan juga ingin dapat menggunakan air liur sebagai alat untuk mendeteksi penyakit, karena jauh lebih mudah, dan dalam banyak kasus lebih aman. Tes HIV merupakan salah satu tes yang mana air liur digunakan sebagai sampel, meskipun tes darah masih merupakan cara standar untuk tes HIV.
Waaa… Jadi yang jorok dan menjijikan seperti ludah ada manfaatnya juga lho. Makanya, jadi orang jangan menganggap hal jorok semacam ludah tidak berguna.
Sumber :
http://pocongggg.blogspot.com/2012/01/fakta-unik-tentang-air-liur.html
http://beritahuku.blogspot.com/2012/01/air-liur-manusia-histatin-bisa-obati.html

0 komentar:

Posting Komentar

Tinggal jejakmu di bawah jejak kecilku. Silakan menggunakan Name/URL atau Anonymous :)