Minggu, 01 Mei 2011

PRANATA SOSIAL - Fungsi, Ciri-ciri, Proses, Sarana, dan Tipe

Pranata sosial bertujuan mengatur tindakan-tindakan yang berlaku dalam kegiatan masyarakat. Dalam memenuhi kebutuhan pokok bagi manusia. Melalui pranata sosial segala interaksi sosial dan hubungan sosial dikendalikan sehingga tercapai keteraturan.

Fungsi Pranata Sosial
o   Sebagai pedoman bersikap dan bertingkah laku menghadapi di masyarakat.
o   Menjaga keutuhan di masyarakat.
o Memberikan pegangan bagi masyarakaunguk mengadakan pengamatan dan   pengandalian sosial.
o Fungsi Manifes adalah fungsi yang bertujuan lembaganya diakui. Contoh, lembaga ekonomi haru menghasilkan dan mendistribusi kebutuhan pokok serta mengarahkan arus ke pihak yang membutuhkan.
o Fungsi Laten, adalah hasil yang tidak dikehendaki, dan mungkin tidak diakui. Contoh lembaga ekonomi yang tidak hanya memproduksi dan mendistribusi saja tapi juga meningkatkan pengangguran dan kesenjangan sosial.


Ciri-ciri Pranata Sosial
Menurut John Lewis Gillin dan John Philip Gillin, pranata sosial dalam masyarakat memiliki ciri-ciri umum, sebagai berikut :
o  Pranata memiliki simbol tersendiri. Contoh seperti cinin kawin, bendera dan           kebangsaan.
o  Usia pranata sosial lebih panjang dari pad ayang membuat pranata itu sendiri. Contoh, keluargamu sudah berderi sebelum kamu lahir. Dan orang-orang yang membentuk keluarga itu ( nenek dan kakek buyutmu ) umukmnya telah tiada.
o Setiap pranata memiliki adat istiadat, etika, kebiasaan, nilai-nilai, dan unsur-unsur  kebudayaannya masing-masing, hal ini bisa di patenkan dalam bentuk tertulis maupun tidak.
o  Setiap prana memiliki tata tertibnya sendiri.
o Pranata sosial jug amemiliki perlengkapan. Seperti, pranata rekreasi memiliki     bangunan, pramuwisata, dan alat transportasi.
o  Pranata sosial juga memiliki tujuan.


Proses Pertumbuhan Pranata Sosial
Dalam sistem norma ada sanksi (  reward system ) yang berlaku jika norma itu di langgar. Pranata sosial tidak terbentuk secara tiba-tiba, melainkan menjalani proses yang panjang dan lama.

1.  Norma Masyarakat
Supaya hubungan antar manusia berjalan dengan yang di harapkan, maka di bentuklah norma-norma tersebut. Norma tertentu dikatakan melembaga ( institusionalized ) apabilsa norma tersebut sudah memenuhi tahapan-tahapan diketahui, dipahami dan dimengerti, ditaati, dan dihargai masyarakat.

a.  Diketahui
Tahap ini merupakan tahap terendah. Contoh, seorang murid baru apabila anak tersebut mengetahui tentang norma hidup berteman, maka sudah bisa disebut melembaga meski pada taraf terendah.
b.  Dipahami dan Dimengerti
Tahap ini adalah dimana Tata ( anak baru tersebut ) dapat bersosialisasi dengan teman barunya. Hal ini disebut dipahami.
Lalu, manusia harus mengerti perilaku-perilaku yang terikat oleh batas tertentu. Jika melewati batas, maka orang tersebut pantas mendapatkan sanksi.

c.  Ditaati
Jika kita gunakan kembali perumpamaan di atas, maka dapat kita ambil contoh, misalnya Bu Guru memberikan pekerjaan rumah kepada semua siswanya, maka Tata akan mengerjakan pekerjaan rumah itu di rumah, bukan di sekolah.

d.  Dihargai
Apabila noerma tersebut sudah diketahui, dipahai dan dimengerti, serta sudah ditaati, maka secara langsung kita sudah menghargai norma tersebut.

2.  Pengandalian Sosial ( Social Control )
Pengandalian sosial dapat diartikan sebagai proses baik mendidik, mengajarkan, memaksa, mmebujukindividu agar mematuhi norma yang berlaku dalam masyarakat agar terciptanya suatu keamanan dan ketertiban.
Sifat pengendalian sosial diantaranya :
a.  Pengendalian Sosial yang Bersifat Preventif
Ini merupakan upaya pencegahan terhadap terjadinya penyimpangan sosial yang dilakukan sebelum terjadinya penyimpangna sosial ( penyuluhan ).
Contoh, membangun atau menyediakan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan remaja sebagai pengalihan dari tindakan negatif.
b. Pengandalian Sosial yang Bersifat Kuratif
Ini merupakan cara untuk kembali memulihkan keadaan seperti sediakala karena sudah terjadinya penyimpangan sosial.
Contoh, memberikan hukuman kepada siswa yang sudah sering telat masuk kelas.

Cara Pengendalian Sosial :
a.    Bujukan atau ajakan ( persuasif )
b.    Paksaan atau kekerasan ( coercive )
c.    Penciptaan situasi tertentu ( compultion )
d.    Penyampaian berulang ( pervation )


Sarana Pengendalian Sosial
a.  Gosip
Gosip atau desas-desus merupakan berita yang tersebar karena tindakan ganjil seseorang, tapi, penyebarannya tidak di dasarkan pada kanyataan.

b.  Teguran
Teguran merupakan kritik yang dikemukan secara langsung dan jujur terhadap orang yang melakukan penyimpangan sosial.

c.  Hukuman
Hukuman diberikan kepada orang-orang yang melakukan penyimpangan sosial. Hukuman biasanya diberikan setelah orang tersebut masih melakukan penyimpangan sosial, padahal sebelumnya sudah dilakukan teguran secara berulang-ulang.

d.  Pendidikan
Pendidikan dilakukan untuk membupayam mendidik, mengajar, dan melatih individu untuk mengetahui, mengakui, dan membiasakan diri dengan norma-norma masyarakat.

e.  Agama
Agama meupakan pedoman dan tuntutan bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhan, masyarakat dan dirinya sendiri. Dalam agama ada hal-hal yang diharuskan, dianjurkan dan dilarang. Dan dalam agama pun memiliki sanksi tersendiri, baik di dunia maupun di akhirat.


Tipe-Tipe Pranata Sosial
a.   Menurut Perkembangannya
o    Crescive institutions disebut lembaga paling primer dan tidak sengaja tumbuh dari adat masyarakat. Contoh perkawinan dan agama.
o  Enacted institutions sengaja dibentuk untuk memenuhi tujuan tertentu. Contoh, sekolah untuk pendidikan dan rumah sakit untuk kesehatan.

b.   Menurut Sistem yang Diterima Masyarakat
o   Basic Institutions adalah lembaga penting dalam menjaga keamanan dan        ketertiban dalam masyarakat. Contoh, polisi, pengadilan, sekolah.
o    Subordinary institutions adalah lembaga masyarakat yang dianggap kurang           penting.

c.   Menurut Penerimaan Masyarakat
o    Sosial sanctioned institutions adalah usaha yang diterima oleh masyarakat.          Contoh, sekolah, koperasi, rumah sakit, dll.
o    Unsanctioned institutions adalah lembaga yang dihindari bahkan di tolak               masyarakat. Contoh, pelaku tindak kriminal.

d.   Menurut Faktor Penyebarannya
o    General Institutions adalah lembaga yang meluas dan menyebar hampir              mencangkup seluruj dunia. Contoh agama.
o    Restricted institutions adalah menyebarannya terbatas pada masyarakat tertentu. Misalnya agama Islam, Kristen, hindu, Buddha yang dianut oleh masayarakat tertentu.

e.   Menurut Fungsinya
o    Operative institutions berfungsi sebagai lembaga yang menghimpun pola yang     diperlukan untuk mencapai tujuan.
o    Regulative intitutions adalah yang mengawasi tata kelakukan yang tidak menjadi bagian mutlak lembaga tersebut.

Kamis, 28 April 2011

Getaran dan Gelombang (Transversal & Longitudinal)

Getaran
Getaran merupakan gerak bolak-balik benda / bandul / bendulung pada titik keseimbangan satu.
Satu getaran adalah gerak benda pada titik awal kembali lagi ke titik awal.
Pada gambar di atas dapat di tunjukkan satu getaran = A – B – C – B – A. Maka dapat kita simpulkan dalam satu getaran ada 4 kali pergerakan = ¼ getaran = A – B.
Titik A dan C merupakan titik ke seimbangan.
Amplitudo merupakan simpangan terjauh / terbesar. Sedangkan simpangan itu sendiri merupakan setengah amplitudo.
o      Frekuensi merupakan jumlah getaran dalam tiap detik.
Frekuensi ( f ) = Getaran = Hertz (Hz)
                            Detik
o      Perioda merupakan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran.
Perioda ( T ) =   Detik     = Sekon / Detik
                           Getaran
o      Perioda dan frekuensi memiliki hubungan berbanding terbalik. Karena, semakin besar waktu yang di butuhkan semakin besar, maka getaran yang dilakukan semakin sedikit.
f =                        atau                 T =  1  
      T                                                          f
Maka, f x T = 1

Gelombang ( Wave )
Gelombang merupakan rambatan benda yang bergetar yang merupakan suatu energi.
Gelombang berdasarkan rambatannya :
1.         Gelombang Mekanik adalah gelombang yang merambat melalui zat perantara. Contoh, gel. Transversal ( gel. Tali ) dan gel. Longitudinal ( gel. Bunyi )
2.         Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang merambat tanpa melalu zat perantara. Contoh, Gel. Radio, Gel. Cahaya, dll.


Gelombang berdasarkan arah rambat dan arah getarannya :
1.      Gelombang Transversal
Ket :         Garis Biru                               : Arah Getaran
                 Garis Orange                         : Arah Gelombang
                 Garis Ungu ( garis tipis )       : Amplitudo

Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah rambatnya tegak lurus dengan arah getarannya.
Dari gambar di atas, dapat kita simpulkan bahwa gelombang tranversal terdiri dari bukit ( ABC, EFG ) dengan puncak ( B, F ) serta memiliki lembah ( CDE, GHI ) dengan dasar (D, H). Satu gelombang dalam gel. Transversal terdiri dari satu bukit dan satu lembah. Jadi, pada gambar tersebut terdapat 2 gelombang.
Amplitudonya sendiri ditunjukkan oleh Bb’, Dd’, Ff’, Hh’. Dan pada gambar di atas juga terdapat Lamda / Panjang Gelombang yaitu AE, b’f’, CG, EI, d’h’.
Contoh gelombang Transversal dalam kehidupan sehari-hari adalah riak air, bendera yang berkibar, dll.
Ada juga bentuk-bentuk gelombang transversal yang merupakan satu gelombang :
Tambahan :
Gelombang Listrik

Alternatif Current  ( AC ) Atau Bolak- Balik. Frekuensi berkisar 50Hz – 60 Hz yang berarti dalam 1 detik generator berputar 50 – 60 kali.


Direct Current ( DC ) atau searah. Seperti Batu Baterai.

2.      Gelombang Longitudinal
Ket :         Garis Biru             : Arah Getaran
                 Garis Orange       : Arah Gelombong
                 Lingkaran Merah : Renggangan
                 Lingkaran Biru     : Rapatan
                 Garis Hijau           : Satu gelombang

Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah rambatnya searah dengan arah getaran.
Dari gambar di atas mari kita simpulkan bahwa gelombang longitudinal memiliki rapatan dan renggangan yang kemudian menyusunnya menjadi gelombang. Satu gelombang longitudinal, terdiri dari awal renggangan ke akhir rapatan. Contohnya adalah kaki seribu, pegas, gel. Bunyi pada udara dll.

Rumus :
Cepat Rambat Gelombang ( v ) 
v    = cepat rambat gelombang memiliki satuan m / s
f     = frekuensi yang memiliki satuan sekon atau detik
lamda = panjan ggelombang memiliki satuan meter

Dalam segitiga itu, dapat di jabarkan bahwa v = f x lamda = m/s

PS : maaf banget buat temen-temen yang udah ke sini dan nggak puas sama catatan yang ada. Apalagi gambarnya yang nggak jelas, maaf banget. Habis, gue bikin gambar itu enggak pake program bagus, cuma ngandelin apa yang ada. Tapi, semoga ini bisa jadi referensi yang bagus buat temen-temen :)

Klasifikasi Makhluk Hidup (Lima Regnum)

Dalam biologi, yang dimaksud dengan Kerajaan atau Regnum atau Kingdom adalah tingkatan paling atas, atau hampir paling atas, dari klasifikasi ilmiah makhluk hidup. Pada awalnya, hanya ada dua kerajaan: Animalia untuk hewan dan Vegetabilia atau Plantae untuk tumbuhan.
Setelah beberapa saat, para ilmuan menemukan Lumut. Karena lumut tidak berpembuluh maka di golongkan menjadi kingdom baru.
Lalu mikroskop di ketemukan. Dan para ilmuan pun menemukkan dua kingdom baru yaitu, Monera dan Protista.
Hingga sekarang, menurut R.H. Whittaker makhluk hidup di bagi menjadi Lima Kingdom, yaitu:
1.    Animalia atau Hewan
2.    Plantae atau Tumbuhan
3.    Fungi atau Lumut
4.    Monera
5.    Protista

 
Fungi
Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya.
Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri.Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak).
Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Perbanyakan seksual dengan cara : dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah. Sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora.
Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi (dari akar kata Yunani μυκες, "lendir", dan λογοσ, "pengetahuan", "lambang")

Posisi fungi dalam taksonomi

Fungi dulu dikelompokkan sebagai tumbuhan. Dalam perkembangannya, fungi dipisahkan dari tumbuhan karena banyak hal yang berbeda. Fungi bukan autotrof seperti tumbuhan melainkan heterotrof sehingga lebih dekat ke hewan. Usaha menyatukan fungi dengan hewan pada golongan yang sama juga gagal karena fungi mencerna makanannya di luar tubuh (eksternal), tidak seperti hewan yang mencerna secara internal. Selain itu, sel-sel fungi berdinding sel yang tersusun dari kitin, tidak seperti sel hewan.

Cara hidup

Fungi hidup menyerap zat organik dari lingkunganya. Berdasarkan cara memperoleh makannya, fungi mempunyai sifat sebagai berikut:
  • Saprofit
  • Parasit
  • Mutual

Habitat

Fungi hidup pada lingkungan yang beragam namun sebagian besar jamur hidup di tempat yang lembab. Habitat fungi berada di darat (terestrial) dan di tempat lembab. Meskipun demikian banyak pula fungi yang hidup pada organisme atau sisa-sisa organisme di laut atau di air tawar. Jamur juga dapat hidup di lingkungan yang asam.

Reproduksi

Fungi melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara aseksual terjadi dengan pembentukan kuncup atau tunas pada jamur uniselule serta pemutusan benang hifa (fragmentasi miselium) dan pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) pada fungi multiseluler. Reproduksi jamur secara seksual dilakukan oleh spora seksual. Spora seksual dihasilkan secara singami. Singgami terdiri dari dua tahap, yaitu tahap plasmogami dan tahap kariogami.

Kelompok Jamur
            Jamur dapat di bedakan menjadi dua kelompok yaitu:
1.    Jamur Ganggang ( Phycomycetes )
Jamur ganggang mempunyai hifa yang tidak bersekat sehingga terlihat seperti pipa atau buluh. Jamur tempe merupakan contoh dari jamur ganggang. Jamur tempe mempunyai hifa yang berguna untuk menyerap makanan dari kacang kedelai sehingga dalam waktu dua sampai tiga hari, kumpunan hifa tersebut akan membukus kedelai. Selain pada tempe, jamur ini juga dapat tumbuh di tempat-tempat lembab.

2.    Jamur Sejati ( Eumycetes )
            Jamur sejati mempunyai hifa yang bersekat-sekat. Jamur sejati terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:
     a.    Ascomycetes
Ascomycetes adalah kelompokjamur yang berkembangbiak dengan membentuk spora pada selnya yang disebut askus. Jamur ini dapat berkembang biak dengan cara kawin dan tak kawin. Kelompok jamur ini dapat ditemukan di permukaan roti, nasi, dan makanan yang basi. Jamur ini dapat berwarna merah, cokelat, atau hijau. Contoh Ascomycetes adalah Saccharomyces cereviside, Penicillium sp dan Neurospora crassa.




   
b. Basidiomycetes


Basidiomycetes berukuran makroskopik dan berkembang biak dengan basidiospora dan dengan konidiun. Bentuknya ada yang seperti paying danseperti kuping. Contoh jamur ini adalah jamur merang (Volvariella volvacea) dan jamur kuping (Auricullaria polyhrica) yang dapat dimakan serta jamur api yang dapat merusak tanaman tebu.



     
 


c. Deuteromycetes
Deuteromycetes adalah jamur yang belum diketahui alat perkembangannya sehingga jamur ini disebut jamur yang tidak sempurna. Contoh Deuteromycetes adalah Malassezia furfur yang menyebabkan penyakit panu.



Plantae
Dalam biologi, tumbuhan merujuk pada organisme yang termasuk ke dalam Regnum Plantae. Di dalamnya masuk semua organisme yang sangat biasa dikenal orang seperti pepohonan, semak, terna, rerumputan, paku-pakuan, lumut, serta sejumlah alga hijau.
Tercatat sekitar 350.000 spesies organisme termasuk di dalamnya, tidak termasuk alga hijau. Dari jumlah itu, 258.650 jenis merupakan tumbuhan berbunga dan 18.000 jenis tumbuhan lumut.
Hampir semua anggota tumbuhan bersifat autotrof, dan mendapatkan energi langsung dari cahaya matahari melalui proses fotosintesis. Karena warna hijau amat dominan pada anggota kerajaan ini, nama lain yang dipakai adalah Viridiplantae "tetumbuhan hijau". Nama lainnya adalah Metaphyta.

Ciri Khas
Ciri yang segera mudah dikenali pada tumbuhan adalah warna hijau yang dominan akibat kandungan pigmen klorofil yang berperan vital dalam proses penangkapan energi melalui fotosintesis. Dengan demikian, tumbuhan secara umum bersifat autotrof.
Beberapa perkecualian, seperti pada sejumlah tumbuhan parasit, merupakan akibat adaptasi terhadap cara hidup dan lingkungan yang unik. Karena sifatnya yang autotrof, tumbuhan selalu menempati posisi pertama dalam rantai aliran energi melalui organisme hidup (rantai makanan).
Tumbuhan bersifat stasioner atau tidak bisa berpindah atas kehendak sendiri, meskipun beberapa alga hijau bersifat motil (mampu berpindah) karena memiliki flagelum. Akibat sifatnya yang pasif ini tumbuhan harus beradaptasi secara fisik atas perubahan lingkungan dan gangguan yang diterimanya. Variasi morfologi tumbuhan jauh lebih besar daripada anggota kerajaan lainnya. Selain itu, tumbuhan menghasilkan banyak sekali metabolit sekunder sebagai mekanisme pertahanan hidup atas perubahan lingkungan atau serangan pengganggu. Reproduksi juga terpengaruh oleh sifat ini
Pada tingkat selular, dinding sel yang tersusun dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin menjadi ciri khasnya, meskipun pada tumbuhan tingkat sederhana kadang-kadang hanya tersusun dari pektin. Hanya sel tumbuhan yang memiliki plastida; juga vakuola yang besar dan seringkali mendominasi volume sel.

Monera
Monera adalah nama bagi suatu kerajaan (Regnum) dalam klasifikasi makhluk hidup. Kerajaan Monera meliputi seluruh makhluk hidup bersel tunggal yang prokariotik. Oleh sebab itu, nama lainnya adalah Prokaryotae.
Kerajaan ini dibagi menjadi dua divisi yaitu Bacteria (atau Schizomycetes) dan Cyanophyta atau alga hijau-biru.
Pengelompokan ini sekarang tidak digunakan lagi, setelah berbagai temuan menunjukkan bahwa Cyanophyta sekarang ini lebih tepat dianggap sebagai bakteria dan dinamakan sebagai Cyanobacteria

Protista
Protista adalah sekelompok mahluk hidup heterogen, terdiri dari eukariota yang tidak termasuk hewan, tumbuhan, atau fungus. Mereka pernah dikelompokkan ke dalam satu kerajaan bernama Protista, namun sekarang tidak dipertahankan lagi. Penggunaannya masih digunakan untuk kepentingan kajian ekologi dan morfologi bagi semua organisme eukariotik bersel tunggal yang hidup secara mandiri atau, jika membentuk koloni, bersama-sama namun tidak menunjukkan diferensiasi menjadi jaringan yang berbeda-beda. Dari sudut pandang taksonomi, pengelompokan ini ditinggalkan karena bersifat parafiletik.

                               
Animalia
Hewan atau binatang atau margasatwa atau satwa saja adalah kelompok organisme yang diklasifikasikan dalam kerajaan Animalia atau Metazoa, adalah salah satu dari berbagai makhluk hidup yang terdapat di alam semesta. Hewan dapat terdiri dari satu sel (uniselular) atau pun banyak sel (multiselular).
Para ilmuwan mengklasifikasikan hewan kepada dua kelompok besar, yaitu hewan bertulang belakang dan hewan tanpa tulang belakang.

Hewan juga diklasifikasikan menurut makanan mereka.
Contoh hewan yang terdapat di dunia:
  1. Anjing
  2. Kucing
  3. Kadal
  4. Kodok
  5. Ikan
  6. Cacing
  7. Burung Hantu

Minggu, 10 April 2011

Peran BPUPKI dalam Kemerdekaan Indonesia

Kedatangan Jepang di Indonesia
Pesang Asia Pasifik meledak setelah Jepang menyerang Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour ( Hawaii ) pada 7 Desember 1941 dan Laksamana Isoroku Yamamoto.sebagai pemimpin. Serangan-serangan Jepang berpusat di kawasan Asia dan Pasifik. Diantaranya:
a.    Kawasan Asia yaitu, Singapura, Filipina, Vietnam, Loas, Thailand, Myamar, dan Indonesia.
b.    Kawasan Pasifik yaitu, Kepulauan Solomon, Irian Jaya Utara, Laut Koral, Kepulauan Carolina dll.


Jepang mendaratkan pasukannya di Indonesia pertama kali di Tarakan, Kalimantan Timur pada 10 Januari 1942. Sedangkan Jepang mendaratkan pasukannya di Pulau Jawa pertama kali pada tanggal 1 Maret 1942 di Banten, Indramayu dan Bojonegoro dibawah pimpinan Jenderal Imamura.

Terbentuknya BPUPKI
Pada tahun 1944 Pulau Saipan direbut sekutu. Angkatan Jepang dipukul mundur pada garis pertahanan Pasifik. Sekutu pun semakin melancarkan penyerangan ke berbagai di daerah Indonesia.
Di Jepang tanggal 7 September 1944, dalam sidang istimewa Parlementer Jepang, Perdana Menteri Koiso mengumumkan bahwa Hindia Timu ( Indoneisa ) berhak mendapatkan kemerdekaannya di kemudian hari.
Pada tanggal 1 Maret 1945, karena semakin terdesak, Jepang pun membentuk Badan Usaha Penyelidik Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI ) atau dalam bahasa Jepang, Dokoritsu Junbi Cosakai.
BPUPKI diketuai oleh dr. Radjiman Wedyodiningrat. Anggota BPUPKI 60 orang termasuk 4 orang golongan Arab serta peranakan Belanda dan 7 orang Jepang dalam pengurus istimewa yakni tanpa suara sehingga jumlah seluruhnya 63 orang.
BPUPKI dilantaik pada 28 Mei 1945di gedung Cou Sangi In yang di datangi dua petinggi Jepang yaitu, Jenderal Itagaki dan Jenderal yaiciro Nagano.


Sidang-Sidang BPUPKI

1.  Sidang Pertama BPUPKI
Sidang ini dilaksanakan pada 29 Mei – 1 Juni 1945. Dalam sidang kala itu, dibahas rumusan Undang-Undang Dasar dan dasar negara.
Pada tanggal 29 Mei, Moh. Yamin mengemukakan pidatonya tentang Asas Dasar negara Indonesia. Lalu, 31 Mei, Prof. Dr. Mr. Supomo juga mengemukakan dasar negara indonesia menurut opininya.
Pada hari terakhir, 1 Juni, Ir. Soekarno menyampaikan dasar negara Indonesia merdeka. Beliau juga mengusulkan nama dari dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.
Setelah itu pun, dibawah pengawasan BPUPKI, dibentuklah panitia sembilan. Sesuai namanya, terdiri dari sembilan orang yang diketuai Ir.Soekarno.
Pada akhirnya, Panitia sembilan dapat merumuskan maksud dan tujuan pembentukkan negara Indonesia merdeka. Rumusna itu pun ditandatangani oleh Mr. Muh. Yamin yang lalu diberi nama Jakarta Charter atau Piagam Jakarta.

Rumusan dasar negara Indonesia Merdeka berdasarkan Piagam Jakarta sebagai berikut:
a.   Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
b.   (menurut) dasar kemanusian yang adil dan beradab.
c.   Persatuan Indonesia.
d.   (dan) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
e.   (serta dengan mewujudkan suatu) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

2.   Sidang kedua BPUPKI
Sidang yang berlangsung pada 10-17 Juli 1945 ini fokus pada undang-Undang Dasar negara Indonesia. Lalu, dibentuklah Panitia Perancang Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang diketui Ir.Soekarno.
Pada sidang tanggal 11 Juli 1945, Panitia Perancang Undang-Undang Dasar dengan suara bulat menyetujui prembule yang diambil dari Piagam Jakarta.
Lalu, dibentuklah panitia kecil perancang Undang-Undang Dasar diketuai oleh Prof.Dr. Mr. Supomo. Serta Panitia penghalus bahasa yang terdiri dari Supomo, Husein Djajadiningrat dan H. Agus Salim.
14 Juli 1945, BPUPKI menerima laporan dari Pantia Perancang Undang-Undang Dasar.
Ada juga beberapa kalimat yang diganti yaitu :
a.   Pada aline ke-4, perkataan “Hukum Dasar”, diganti “Undang-Undang Dasar”.
b.   ... berdasarkan kepada ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syareat Islam bagi pemeluk-pemuluknya menurut dasar kemanusian yang adil dan beradab. Diganti menjadi “berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusian yang adil dan beradab.
c.   Diantara “Permusyawarata perwakilan” dalam Undang-Undang Dasar di tambah garis miring ( / )

Lalu pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI di bubarkan dan dibentuklah PPKI sebagai Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.


      ~*Catatan : Dari beberapa sumber yang didapat, tanggal pendaratan Jepang di Indonesia maupun tangal terbentuknya BPUPKI berbeda-beda.~*

Rabu, 30 Maret 2011

Mencintai Bayang (Singkat Cerita)


Mencintai seseorang butuh keberanian. Dan hingga kini, rasa cinta itu bisa mengulas simpul sederhana di bibirku. Bisa membuat gemuruh hebat setiap orang yang aku cintai tersenyum, yah.. meski bukan untukku.
Mencintai bayang, tidak lantas membuatku putus asa. Hanya saja, mencintai dengan diam membuatku terpaku pada satu titik, membuat aku tidak bergerak.
Tidak ada retakan dahsyat, tidak ada kecemburuan setiap kau yang kucintai bersama yang lain. Karena aku tau ini kesalah yang aku perbuat. Dan aku sudah bersiap dengan dinding ketegaran.
Aku mencintaimu dalam diam. Mencintai bayangmu dalam dunia semuku, nyata fanaku. Tapi, ini aku yang mencintaimu dengan sederhana dan setulus yang aku punya. Aku mencintaimu, dalam duniaku.

Selasa, 29 Maret 2011

Sistem Ekonomi Indonesia


Sistem Ekonomi Indonesia
Menurut Emil Salin yang dikutip oleh Mabyarto, Indonesia sejak 1930 sampai 1993 sudah beberapa kali mengganti sistem perekonomiannya dari liberal ke komando atau sebeliknya secara berkala.
Dan sekarang, Indonesia menggunakan Sistem Demokrasi Ekonomi dimana dilakukan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat dan pemerintah mengarahkan, membimbing, serta menciptakan iklim yang sehat guna menigkatkan kesejahteraan rakyat.
Negara berusaha memakmurkan rakyatnya berlandaskan pada UUD 1945 Pasal 33 ayat (1), (2), (3), (4).
Ciri-ciri sistem demokrasi ekonomi, diantaranya:
a.   Peranan negara penting namun tidak dominan, dan begitu pula peranan swasta, namun dicegah agar tiak timbul sistem ekonomi liberal, dan keduanya pun tumbuh berdampingan.
b.   Tidak dominasi modal dan buruh. Yang berlandas asas kekeluargaan.
c.   Produksi oleh masyarakat, untuk masyarakat, dan di bawah pengawasan masyarakat.
d.   Negara menguasi bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
e.   Rakyat bebas memilih pekerjaan sesuai kemampuan demi kemakmuran.
f.    Pengakuan hak milik perorangan.
g.   Potensi, inisiatif dan daya kreasi dikembangkan.
h.   Fakir miskin dan anak-anak terlantar diberi penghidupan serta dipelihara negara.

Ada juga dampak positif dalam sistem demokrasi ekonomi, diantaranya:
a.   Perekonomian disusun bersama atas asas kekeluargaan.
b.   Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasi negara.
c.   Bumi, air, dan kekayaan alamyang terkandung di dalamnya dikuasi negara untuk kemakmuran rakyat.
d.   Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan demokrasi ekonomi dengan prinsip keadlian, kebersamaan efisien, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta menjaga kemajuan dan kesatuan eknomi nasional.

Selain adanya dampak positif, ada juga dampak negatif pada sistem perekonomian ini, yaitu :
a.   Sistem free fight liberalism, yaitu persaingan bebas yang menimbulkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain.
b.   Sistem terpusat, dapat mematikan potensi, kreasi, dan inisiatif warga masyarakat.
c.   Pemusatan kekuatan ekonomi suatau kelompok yang dapat menimbulkan monopoli yang merugikan masyarakat.